
PUNTLAND - Aksi perompakan kembali terjadi di kawasan Teluk Aden setelah sebuah kapal tanker berbendera Tanzania, MT ASANA, dilaporkan dibajak oleh kelompok perompak Somalia. Insiden tersebut terjadi di perairan lepas pantai Yaman sebelum kapal kemudian dibawa menuju wilayah perairan dekat Bari, Somalia timur laut.
Menurut sejumlah sumber keamanan dan pejabat lokal yang mengetahui kejadian tersebut, kapal tanker komersial itu disita pada Jumat (17/7/2026) setelah sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Mukalla, Yaman. Kapal kini dilaporkan berada di sekitar perairan Caluula, wilayah Bari yang berada di bawah pemerintahan semiotonom Puntland.
Sumber yang memberikan informasi secara anonim menyebut aksi pembajakan dilakukan oleh sekitar tujuh orang bersenjata yang diduga merupakan perompak Somalia. Mereka mengambil alih kapal dan mengarahkannya menuju perairan Somalia.
Berdasarkan data pelacakan kapal yang tersedia untuk publik dan ditinjau oleh Associated Press, MT ASANA sempat mengirimkan sinyal posisi saat berada di Teluk Aden pada Jumat. Data tersebut menunjukkan kapal bergerak sangat lambat dengan kecepatan sekitar 2 knot dan mencatat Bosaso, Somalia, sebagai tujuan perjalanan.
Kecepatan yang tidak biasa tersebut dinilai sesuai dengan laporan sebelumnya bahwa kapal kemungkinan telah mengirimkan tanda bahaya saat insiden pembajakan berlangsung.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti jumlah awak kapal yang berada di dalam MT ASANA saat kejadian. Kondisi para awak, termasuk kemungkinan adanya korban luka, juga belum mendapatkan konfirmasi. Informasi mengenai kewarganegaraan kru kapal pun masih belum tersedia.
Pihak berwenang Puntland belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan pembajakan tersebut. Pemilik maupun operator kapal juga belum menyampaikan keterangan kepada publik. Sementara itu, pasukan angkatan laut internasional yang bertugas menjaga keamanan jalur pelayaran di kawasan tersebut belum mengeluarkan laporan terbaru mengenai insiden ini.
Kasus pembajakan MT ASANA menjadi bagian dari meningkatnya kembali aktivitas perompakan Somalia setelah beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Kelompok perompak Somalia sebelumnya dikenal aktif menyerang kapal-kapal komersial di kawasan Teluk Aden dan Samudra Hindia bagian barat.
Para pengamat keamanan maritim memperingatkan bahwa ancaman tersebut dapat kembali meningkat akibat berkurangnya intensitas patroli laut internasional serta masih tingginya ketidakstabilan keamanan di jalur pelayaran strategis tersebut.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya pengamanan laut internasional, terutama di kawasan yang menjadi jalur utama perdagangan energi dan barang antara Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |