
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan perintah darurat guna menjaga keandalan pasokan listrik di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah negara tersebut. Langkah ini diambil setelah meningkatnya risiko gangguan sistem kelistrikan yang dapat memicu pemadaman listrik bergilir.
Departemen Energi AS memerintahkan operator jaringan listrik Southwest Power Pool (SPP) untuk mengaktifkan pembangkit listrik cadangan yang sebelumnya tidak beroperasi. Kebijakan tersebut mencakup wilayah yang tersebar di sebagian 17 negara bagian dengan jumlah penduduk sekitar 20 juta jiwa, mulai dari North Dakota hingga Louisiana.
SPP sebelumnya memperingatkan bahwa kondisi darurat diperkirakan berlanjut pada periode beban listrik tertinggi. Tekanan terhadap sistem listrik dipicu oleh potensi gangguan pembangkit, berkurangnya produksi listrik dari energi angin, serta terbatasnya pasokan listrik dari jaringan di wilayah sekitar.
Selain mengaktifkan pembangkit cadangan, Departemen Energi juga memberikan kewenangan kepada SPP untuk menggunakan seluruh sumber daya listrik darurat apabila diperlukan. Langkah tersebut menjadi upaya terakhir sebelum penetapan Energy Emergency Alert Level 3, yang umumnya menjadi tahapan sebelum diterapkannya pemadaman listrik bergilir.
Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan kebijakan tersebut bertujuan memastikan pasokan listrik tetap andal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sektor usaha selama cuaca panas berlangsung.
Risiko gangguan pasokan listrik meningkat setelah pada Jumat lalu jaringan SPP kehilangan pasokan listrik impor secara tiba-tiba. Akibatnya, cadangan daya menipis ketika permintaan listrik terus meningkat dan produksi energi terbarukan mengalami penurunan.
Meski berhasil menghindari pemadaman melalui imbauan penghematan listrik kepada masyarakat, SPP memperkirakan konsumsi listrik masih akan mencapai puncaknya seiring suhu udara yang tinggi. Operator juga menyatakan wilayah barat dalam jaringannya akan tetap berada dalam status Conservative Operations Advisory hingga 1 Agustus sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan sistem.
Dalam kondisi normal, SPP dikenal sebagai pengekspor listrik bersih berkat besarnya kapasitas pembangkit listrik tenaga angin. Namun, gelombang panas yang meluas membuat wilayah tetangga juga mengalami lonjakan kebutuhan listrik sehingga tidak dapat menyuplai tambahan energi ke jaringan SPP.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |