
MAKASSAR - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan terus mengusut penyebab tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar. Salah satu temuan yang menjadi fokus penyelidikan adalah perbedaan signifikan antara jumlah penumpang yang tercantum dalam manifes dengan jumlah korban yang telah terdata.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan manifes kapal hanya mencatat 45 penumpang. Namun, berdasarkan proses identifikasi korban dan laporan yang diterima aparat, jumlah korban yang terdata telah mencapai 76 orang. Perbedaan tersebut memunculkan dugaan bahwa kapal mengangkut penumpang melebihi kapasitas atau terjadi ketidaksesuaian dalam pencatatan manifes.
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Didik Supranoto menjelaskan bahwa hingga Rabu, 22 Juli 2026, penyidik telah meminta keterangan dari 21 saksi. Mereka berasal dari berbagai pihak yang berkaitan dengan operasional pelayaran, mulai dari nahkoda, anak buah kapal (ABK), agen pelayaran, hingga petugas Kesyahbandaran.
Menurut Didik, seluruh saksi diperiksa untuk memperoleh gambaran utuh mengenai proses keberangkatan kapal, pemeriksaan kelayakan pelayaran, serta pencatatan jumlah penumpang sebelum KM Nurul Salsa berlayar.
Meski sejumlah saksi telah diperiksa, polisi menegaskan bahwa proses hukum masih berada pada tahap penyelidikan sehingga belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan.
Selain dugaan kelebihan muatan, penyidik juga menyelidiki kemungkinan adanya tindak pidana lain, seperti kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain, dugaan pemalsuan dokumen manifes pelayaran, hingga dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam pelanggaran tersebut.
Sementara itu, proses identifikasi korban masih terus berlangsung. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan bersama tim ahli forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin masih melakukan pemeriksaan terhadap dua jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Nurul Salsa.
Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa menjadi perhatian publik karena jumlah korban yang terus bertambah dan adanya dugaan ketidaksesuaian data manifes penumpang. Hasil penyelidikan diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus menentukan pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |