
BATAM - Pemerintah Kota Batam mulai merealisasikan rencana pembangunan Taman Budaya sebagai pusat kegiatan seni, budaya, dan ekonomi kreatif. Proyek yang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp50 miliar tersebut akan dikerjakan melalui skema tahun jamak (multiyears) selama tiga tahun dan masuk dalam program prioritas pemerintah daerah.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan pembangunan Taman Budaya merupakan bagian dari upaya menghadirkan fasilitas seni dan budaya yang representatif. Selama ini Batam belum memiliki ruang khusus yang mampu menampung berbagai kegiatan seni secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan Taman Budaya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertunjukan, tetapi juga diharapkan menjadi aset produktif yang mampu memberikan manfaat ekonomi. Pemerintah menargetkan fasilitas tersebut dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai aktivitas seni, budaya, dan pariwisata.
Dalam tahap persiapan, Disbudpar telah melakukan studi banding ke Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta untuk mempelajari pengelolaan pusat kebudayaan yang memadukan fungsi seni, pendidikan, dan ruang publik. Sejumlah tokoh seni dan budaya Batam juga dilibatkan dalam penyusunan konsep pengembangan agar fasilitas yang dibangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Saat ini proyek masih berada pada tahap perencanaan. Pemerintah telah menunjuk konsultan untuk menyusun Detail Engineering Design (DED), sedangkan pembangunan fisik nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR).
Lokasi Taman Budaya direncanakan memanfaatkan kawasan Gedung Beringin yang merupakan aset Disbudpar Kota Batam. Kawasan tersebut dipilih karena dinilai strategis dan telah dipersiapkan sebagai pusat kegiatan kebudayaan serta pariwisata.
Pemerintah Kota Batam juga telah menyiapkan nama resmi Taman Budaya, namun pengumumannya akan dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam pada waktu yang telah ditentukan. Sementara itu, anggaran pembangunan sekitar Rp50 miliar telah memperoleh persetujuan dari DPRD Kota Batam.
Ke depan, Taman Budaya diharapkan menjadi wadah bagi para seniman, budayawan, komunitas, serta pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor di Batam. Selain menjadi lokasi penyelenggaraan pertunjukan seni secara rutin, fasilitas tersebut juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru yang dapat dimasukkan ke dalam paket perjalanan biro wisata, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat citra Batam sebagai kota seni dan budaya.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |