ESC : ( Tutup Form )

Bentrokan Dua Desa di Adonara Flores Timur Pecah, Tiga Warga Tewas dan Puluhan Rumah Terbakar


Senin, 20  Juli  2026 - 19:45 WIB

Bentrokan Dua Desa di Adonara Flores Timur Pecah, Tiga Warga Tewas dan Puluhan Rumah Terbakar
Foto Berita

FLORESTIMUR - Konflik antarwarga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali terjadi. Bentrokan yang melibatkan warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia, sejumlah warga mengalami luka-luka, serta puluhan rumah terbakar.


Peristiwa tersebut berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) pagi. Konflik ini disebut berkaitan dengan persoalan lama mengenai klaim kepemilikan tanah adat antara kedua kelompok warga yang hingga kini belum menemukan penyelesaian.


Meski sebelumnya pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya mediasi untuk meredakan ketegangan, konflik kembali muncul dan berujung pada bentrokan terbuka antarwarga.


Wakil Bupati Flores Timur Ignasius Boli Uran menyampaikan bahwa terdapat tiga korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Dua korban berasal dari wilayah Lewonara, Desa Narasaosina, sedangkan satu korban lainnya berasal dari wilayah Belle, Desa Waiburak.


Dua korban telah dimakamkan pada Sabtu. Sementara satu korban lainnya yang baru berhasil dievakuasi kemudian dijadwalkan untuk dimakamkan pada Minggu (19/7/2026).


Pemerintah daerah menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan terus melakukan koordinasi dengan aparat keamanan untuk menangani situasi di lapangan.


Selain menimbulkan korban jiwa, bentrokan juga menyebabkan kerusakan fasilitas warga. Polisi mencatat sebanyak 20 rumah terbakar akibat konflik tersebut.


Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado mengatakan terdapat lima warga yang mengalami luka ringan dalam kejadian itu.


Aparat masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan maupun dampak lain yang ditimbulkan akibat bentrokan.


Pasca bentrokan, personel gabungan TNI dan Polri masih ditempatkan di wilayah Adonara Timur untuk menjaga keamanan. Kepolisian memastikan pengamanan dilakukan hingga kondisi benar-benar stabil dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.


AKP Eliezer A Kalelado mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan provokasi serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.


Aparat meminta seluruh pihak menahan diri dan menyerahkan penyelesaian persoalan kepada pemerintah serta aparat penegak hukum.


Perselisihan antara Desa Narasaosina dan Desa Waiburak diketahui bukan pertama kali terjadi. Konflik yang berkaitan dengan persoalan tanah adat tersebut sebelumnya juga pernah menyebabkan kerusuhan.


Pada kejadian sebelumnya, sejumlah rumah warga dilaporkan terbakar dan beberapa warga mengalami luka akibat bentrokan.


Pemerintah daerah terus mendorong penyelesaian melalui pendekatan dialog dan musyawarah agar konflik tidak kembali berulang serta keamanan masyarakat Adonara dapat terjaga.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com