ESC : ( Tutup Form )

AS Longgarkan Pembatasan Ekspor untuk UEA, Dikaitkan dengan Kerja Sama Keamanan terhadap Iran


Senin, 13  Juli  2026 - 22:15 WIB

AS Longgarkan Pembatasan Ekspor untuk UEA, Dikaitkan dengan Kerja Sama Keamanan terhadap Iran
Foto Berita

WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan perubahan kebijakan ekspor terhadap Uni Emirat Arab (UEA) dengan menaikkan status negara tersebut dalam regulasi ekspor AS. Kebijakan baru ini memberikan akses yang lebih luas bagi Abu Dhabi untuk memperoleh berbagai peralatan militer, teknologi canggih, serta produk yang berkaitan dengan industri antariksa.


Menurut pernyataan Kementerian Perdagangan Amerika Serikat yang dikutip Fars News Agency pada Minggu (12/7/2026), keputusan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dukungan UEA terhadap kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat, termasuk kerja sama dalam operasi yang disebut sebagai Operasi Epic Rage terhadap Iran.


Laporan itu menyebut pernyataan tersebut menjadi salah satu pengakuan resmi pemerintah Amerika Serikat yang mengaitkan pelonggaran aturan ekspor dengan kontribusi UEA dalam operasi militer yang menargetkan Republik Islam Iran.


Sebelumnya, sejumlah laporan juga menyoroti dugaan keterlibatan Abu Dhabi dalam konflik tersebut. Pada Juni 2026, The Wall Street Journal melaporkan bahwa pasukan UEA disebut telah melancarkan puluhan serangan udara rahasia ke wilayah Iran sejak awal Operasi Epic Rage. Laporan itu juga menyatakan operasi tersebut berlanjut meskipun gencatan senjata diumumkan pada April 2026.


Melalui perubahan regulasi terbaru, UEA dipindahkan dari kelompok D:3 dan D:4 ke kelompok A:5 dalam klasifikasi Export Administration Regulations (EAR). Perubahan status tersebut membuat berbagai pembatasan ekspor Amerika Serikat terhadap UEA menjadi lebih longgar.


Dengan kebijakan baru itu, UEA memperoleh kemudahan dalam mengakses sejumlah produk strategis, termasuk peralatan militer tertentu, satelit dan teknologi antariksa komersial, serta teknologi dwiguna (dual-use technology) yang dapat digunakan untuk berbagai sektor sipil, seperti energi, minyak dan gas, desalinasi air, hingga pembangkit listrik tenaga nuklir untuk kebutuhan nonmiliter.


Langkah Washington ini dinilai semakin memperkuat hubungan strategis antara Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab. Di sisi lain, kebijakan tersebut kembali memunculkan sorotan terhadap dugaan keterlibatan sejumlah negara kawasan Teluk dalam operasi militer yang menargetkan Iran.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com